Unai Emery Berani Angkat Suara Dan Salahkan Pemain Arsenal, Siapakah Yang Sebenarnya Salah Atau Benar?

Unai Emery Berani Angkat Suara Dan Salahkan Pemain Arsenal, Siapakah Yang Sebenarnya Salah Atau Benar?

Berita terbaru datang dari pria berusia 48 tahun, Unai Emery dimana akhirnya ia buka suara perihal kegagalannya sebelumnya selama ia masih melatih Arsenal. Seperti yang kita tahu, Emery bekerja tidak sampai satu setengah musim di Emirates Stadium, dirinya harus berakhir dengan dipecat akhir tahun lalu.

Emery mulai bekerja pada musim 2018/19 lalu. Saat itu dia tampak tepat untuk membangkitkan Arsenal, dengan gaya melatih yang begitu detail dan gaya bermain yang bisa menyesuaikan dengan lawan.

Memang awalnya baik, tapi ini tidak berjalan lama dan tidak konsisten karena semuanya berubah jadi bencana sejak awal musim 2019/20 ini. Arsenal terseok-seok, Emery tidak punya cara untuk membangkitkan tim. Sampai akhirnya, pemecatan pun tidak bisa dihindari dan harus di terima oleh Emery.

Dan sekarang, setelah melihat situasi, Emery sudah berani buka suara dimana dirinya mengungkapkan dan juga mengkritik para pemain Arsenal. Yuk kita baca selengkapnya di bawah ini kira-kira apa kritikan pria asal Spanyol tersebut ya.

Kritik Emery

Seperti inilah ujar Emery: “Beberapa pemain tidak memiliki sikap yang baik serta meminta lebih dari apa yang bisa mereka berikan,” tutur Emery.

Kalimat di atas terdengar buruk, seakan-akan Emery menyalahkan pemain dan bukan ketidakmampuannya sendiri. Namun, analis Sky Sports, Paul Merson, meyakini Emery punya alasan kuat dengan kritikannya tersebut.

“Saya yakin yang dimaksud Emery adalah soal tim, sebab mereka memang tidak akan bisa mencapai target dengan kualitas pemain saat itu,” buka Merson.

“Dan dengan hasil-hasil pertandingan itu, mereka tidak melakukannya dengan benar, tidak ragu lagi.”

Terlalu Lembek

Di sisi lain, Merson menilai dan juga yakin jika Emery juga bersalah. Saat di bawah arahan Emery saat dirinya menjadi pelatih, permainan Arsenal dikenal dan tampak lembek, kurang daya juang, mental lemah. Sampai akhirnya kedatangan Mikel Arteta pelatih yang usianya lebih muda dibanding Emery ini sudah mengubah mental semacam itu.

“Pekerjaan ini memang akan selalu sulit untuk Emery. Pertahanan mereka tidak bagus, ini adalah soal clean sheets. Kita sudah melihatnya di bawah Mikel Arteta, dia langsung mendatangkan dua bek begitu bursa transfer di buka,” sambung Merson.

“Tapi saya merasa sulit melihat Arsenal di bawah Emery. Saya kira mereka lembek, seperti menonton timnya Arsene Wenger.”

“Setidaknya sekarang mereka tidak didominasi dan dipermainkan tim sekeperti Burnley,” pungkasnya.